FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN IBU HAMIL MELAKUKAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS SUNGAI RAYA KABUPATEN INDRAGIRI HILIR
DOI:
https://doi.org/10.61129/jkhg.v9i2.1190Kata Kunci:
Service Access; Antenatal Care (ANC); Family Support; Culture; Pregnant Women's Compliance.Abstrak
Ketidakpatuhan dalam pemeriksaan kehamilan dapat mengakibatkan tidak terdeteksinya berbagai komplikasi kehamilan yang berpotensi meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Sungai Raya Kabupaten Indragiri Hilir. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Sungai Raya periode Januari-Maret 2026 sebanyak 34 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling (n=34). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner terstruktur yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square (Fisher's Exact Test). Hasil analisis univariat menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori keluarga kurang mendukung (58,8%), akses layanan sulit (64,7%), pengaruh kebudayaan kurang baik (55,9%), dan tidak patuh melakukan kunjungan ANC (61,8%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga (p=0,001), akses layanan (p=0,000), dan kebudayaan (p=0,000) dengan kepatuhan pemeriksaan ANC. Disimpulkan bahwa dukungan keluarga, aksesibilitas pelayanan, dan kepercayaan budaya lokal merupakan determinan utama kepatuhan ANC. Diharapkan Puskesmas Sungai Raya dapat meningkatkan edukasi lintas sektoral, keterlibatan keluarga, serta posyandu bergerak untuk menjangkau daerah sulit.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Isma Isma

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






