PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUANG NICU RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN

Penulis

  • Ela Kusuma Institut Kesehatan Dan Teknologi Al Insyirah
  • Fajar Sari Tanberika Institut Kesehatan Dan Teknologi Al Insyirah
  • Muhammad Dwi Satriyanto Institut Kesehatan Dan Teknologi Al Insyirah
  • Rifa Yanti Institut Kesehatan Dan Teknologi Al Insyirah

DOI:

https://doi.org/10.61129/jkhg.v9i2.1179

Kata Kunci:

Baby massage; Low Birth Weight Babies; Weight Gain; NICU

Abstrak

Low Birth Weight (LBW) babies are babies born weighing less than 2500 grams. LBW babies have a higher risk of growth and developmental problems, so they need optimal care. One non-pharmacological effort that can be done to boost a baby's growth is baby massage. Baby massage can stimulate the vagus nerve activity, which helps improve nutrient absorption and speeds up weight gain. This study aims to find out the effect of baby massage on weight gain in low birth weight babies in the NICU at RSUD Puri Husada Tembilahan. The study uses a Pre-Experimental design with a One Group Pretest-Posttest approach. The study sample consisted of 15 low birth weight infants using a total sampling technique. Data collection was done by measuring the babies' weight before and after the baby massage intervention. Data analysis used a Paired t-test with a significance level of α= 0.05. The results showed that the average baby weight after receiving baby massage was higher compared to before the massage. Statistical tests showed there was a significant effect of baby massage on the weight gain of low birth weight infants (p-value <0.05), and it can be concluded that baby massage influences the weight gain of low birth weight infants in the NICU Room at RSUD Puri Husada Tembilahan. Baby massage can be used as one of the supportive interventions in care to promote the growth of low birth weight infants.

 

Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) merupakan bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500gram. BBLR memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangan sehingga memerlukan perawatan yang optimal. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan bayi adalah pijat bayi. Pijat bayi dapat merangsang aktivitas nervus vagus sehingga meningkatkan penyerapan nutrisi dan mempercepat kenaikan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kenaikan berat badan bayi berat lahir rendah di Ruang NICU RSUD Puri Husada Tembilahan. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 15 bayi BBLR dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran berat badan bayi sebelum dan sesudah intervensi pijat bayi. Analisis data menggunakan uji Paired t-test dengan tingkat kemaknaan α= 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan bayi setelah diberikan pijat bayi lebih tinggi dibandingkan sebelum diberikan pijat bayi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara pijat bayi terhadap kenaikan berat badan BBLR (p-value <0,05), dan dapat simpulkan bahwa pijat bayi berpengaruh terhadap kenaikan berat badan BBLR di Ruang NICU RSUD Puri Husada Tembilahan. Pijat bayi dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi pendukung dalam perawatan untuk meningkatkan pertumbuhan BBLR.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

14-08-2026

Cara Mengutip

Kusuma, E., Sari Tanberika, F., Dwi Satriyanto, M., & Yanti, R. (2026). PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUANG NICU RSUD PURI HUSADA TEMBILAHAN. Jurnal Kesehatan Husada Gemilang, 9(2), 91–96. https://doi.org/10.61129/jkhg.v9i2.1179

Terbitan

Bagian

##section.default.title##

Artikel Serupa

1 2 3 4 5 6 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.