EFEKTIVITAS KOMPRES AIR HANGAT TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 03 LANGGAM KECAMATAN LANGGAM KABUPATEN PELALAWAN
DOI:
https://doi.org/10.61129/jkhg.v9i2.1185Kata Kunci:
Warm Compress; Dysmenorrhea; Pain Intensity; Adolescent Girls; Non-Pharmacological Therapy.Abstrak
Dysmenorrhea is pain experienced during menstruation caused by increased prostaglandin production, which leads to excessive uterine contractions. Dysmenorrhea pain can interfere with the academic activities, concentration, and quality of life of adolescent girls. One non-pharmacological measure to alleviate this pain is the application of warm compresses. This study aimed to determine the effect of warm compresses on reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls at SMA Negeri 03 Langgam. A quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach was employed. The study sample consisted of 40 respondents selected via total sampling. Pain intensity was measured using the Numeric Rating Scale before and after the application of warm compresses. Data analysis was conducted using the paired-sample t-test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the mean pain intensity was 3.23 ± 1.143 before the warm compress application and decreased to 0.28 ± 0.554 afterward. Statistical analysis yielded a t-value of 24.898 (p < 0.001), indicating a significant effect of warm compresses on reducing dysmenorrhea pain intensity; thus, it can be concluded that warm compresses are effective in reducing dysmenorrhea pain intensity among adolescent girls. Warm compresses are recommended as a safe, simple, cost-effective, and self-administered non-pharmacological therapy to help alleviate menstrual pain.
Dismenore merupakan nyeri yang dirasakan saat menstruasi akibat peningkatan produksi prostaglandin yang menyebabkan kontraksi uterus berlebihan. Nyeri dismenore dapat mengganggu aktivitas belajar, konsentrasi, serta kualitas hidup remaja putri. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri adalah pemberian kompres hangat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 03 Langgam. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 40 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan Numeric Rating Scale sebelum dan sesudah pemberian kompres hangat. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum pemberian kompres hangat adalah 3,23 ± 1,143, sedangkan setelah pemberian kompres hangat menurun menjadi 0,28 ± 0,554. Hasil uji statistik menunjukkan nilai t = 24,898 dengan p < 0,001, yang menunjukkan ada pengaruh signifikan pemberian kompres hangat terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri, dapat disimpulkan pemberian kompres hangat efektif menurunkan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Kompres hangat direkomendasikan sebagai terapi nonfarmakologis yang aman, mudah, murah, dan dapat dilakukan sendiri untuk membantu mengurangi nyeri menstruasi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitri yani, Bdn.Fajar Sari Tanberika, SST, M.Kes, Bdn.Fatma Nadia, SST, M.Kes, Bd. Nurhidaya Fitri, S.Tr.keb, M.Keb

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






