HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU REMAJA DALAM KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PENCEGAHAN KEHAMILAN TIDAK DI INGINKAN DI KLINIK DOKTER HABIB KOTO GASIB
DOI:
https://doi.org/10.61129/jkhg.v9i1.153Kata Kunci:
Knowledge; Behavior; Unintended Pregnancy; Adolescent; Reproductive HealthAbstrak
Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) masih menjadi masalah serius dalam kesehatan
reproduksi remaja di Indonesia, termasuk di Kabupaten Siak. KTD berdampak luas terhadap
kehidupan remaja, seperti peningkatan risiko putus sekolah, gangguan psikologis, serta
komplikasi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara
pengetahuan dan perilaku remaja tentang kesehatan reproduksi dengan upaya pencegahan
KTD di Klinik Dokter Habib Koto Gasib tahun 2025. Desain penelitian menggunakan metode
kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja yang
berkunjung ke klinik tersebut dengan total 44 responden, diperoleh melalui teknik accidental
sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang menilai pengetahuan, perilaku,
dan tindakan pencegahan KTD. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat
menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,3% responden
memiliki pengetahuan baik, 63,6% berperilaku baik, dan 54,5% memiliki pencegahan KTD
yang baik. Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,006) dan
perilaku (p=0,001) dengan pencegahan KTD. Kesimpulannya, pengetahuan dan perilaku
remaja berpengaruh signifikan terhadap pencegahan KTD. Oleh karena itu, edukasi
reproduksi remaja perlu ditingkatkan melalui penyuluhan berkelanjutan agar remaja mampu
menerapkan perilaku pencegahan secara konsisten.
Kata kunci : Pengetahuan, Perilaku, KTD, Remaja, Kesehatan Reproduksi
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Windi Kurniawati, Wira Ekdeni Aifa, Nurhidaya Fitria, Rizka Mardiya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






