HUBUNGAN STATUS GIZI DAN POLA MAKAN DENGAN STATUS GIZI SISWI DI SMAN 1 SEMPARUK TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.61129/jkhg.v9i1.156Kata Kunci:
Nutritional status, Dietary patterns, AnemiaAbstrak
Anemia adalah penyakit kekurangan kadar hemoglobin di dalam darah dan banyak terjadi pada perempuan. Kasus anemia di Indonesia tahun 2023 yang terjadi pada remaja perempuan sebesar 22.7 %. Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya anemia pada remaja perempuan yaitu status gizi dan pola makan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia, hubungan pola makan dengan kejadian anemia, pengaruh status gizi dan pola terhadap kejadian anemia secara simultan dan parsial, dan sumbangan status gizi dan pola makan terhadap kejadian anemia. Desain penelitian secara deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Semparuk dengan responden 156 siswi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah stratified random sampling. Data status gizi diperoleh dari pengukuran IMT dan hemoglobin darah, sedangkan data pola makan diperoleh dari kuesioner. Instrumen penelitian memiliki nilai corrected item total correlation > 0,361 dan Cronbach’s Alpha sebesar 0.789. Teknik analisis data yang digunakan adalah chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan status gizi dengan kejadian anemia, ada hubungan pola makan dengan kejadian anemia, ada pengaruh signifikan status gizi dan pola terhadap kejadian anemia secara simultan dan parsial, dan sumbangan status gizi dan pola makan terhadap kejadian anemia sebesar 78,2%.
Anemia is a disease caused a deficiency of hemoglobin in the blood and is common among women. In Indonesia, the prevalence of anemia among teenage girls in 2023 was 22.7%. Several factors that influence occurrence of anemia in teenage girls include nutritional status and dietary patterns. This study aims to determine relationship between nutritional status and the incidence of anemia, relationship between dietary patterns and incidence of anemia, effect of nutritional status and dietary patterns on incidence of anemia both simultaneously and partially, contribution of nutritional status and dietary patterns to incidence of anemia. The research design is a descriptive correlation study using a cross-sectional approach. The study was conducted at SMA Negeri 1 Semparuk with 156 female respondents. The sampling technique used in this study was stratified random sampling. Nutritional status data was obtained from BMI and blood hemoglobin measurements, while dietary pattern data was obtained from a questionnaire. The research instrument has a corrected value Item-total correlation > 0.361 and Cronbach’s Alpha of 0.789. The data analysis techniques used chi-square and logistic regression. The results of the study showed that there is a relationship between nutritional status and the occurrence of anemia, there is a relationship between dietary patterns and the occurrence of anemia, there is a significant influence of nutritional status and dietary patterns on the occurrence of anemia both simultaneously and partially, the contribution of nutritional status and dietary patterns to occurrence of anemia is 78.2%.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Umi Fania

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






